Training Report March/1st half (Final)

Di minggu pertama bulan Maret saya mendapat shift pukul 2 siang, satu kali shift pukul 12 siang, dan satu kali shift pagi. Selama shift pukul 2 siang tersebut kegiatan saya adalah membuat bubur ketan hitam, Chilled Cheese Cake, bubur jagung, Chocolate Indulgence, Soft Buns, jelly untuk cafeteria, vanilla & chocolate sauce, dan 2 jenis cookies yaitu Choco Chip cookies dan Brownies cookies.

Pada shift 12 siang saya diajar membuat 3 jenis cookies yaitu Choco Chip cookies, Peanut Butter cookies, dan Oatmeal Raisin cookies.

Pada shift pagi saya tidak diberi tugas standby, tetapi membantu senior saya membershikan pastry kitchen. Saya diberitahu bahwa ada kabar tentang hotel akan ditutup sementara, dikarenakan masa lockdown yang diperpanjang. Saya juga kemudian membantu senior saya memindahkan persediaan bahan-bahan yang ada ke storage utama pastry kitchen dan main kitchen untuk bread dan danishes.

Setelah itu saya dan teman-teman trainee lainnya dipanggil oleh HR untuk beberapa informasi. Pihak HR menyatakan bahwa trainee diberhentikan sementara hingga pemberitahuan selanjutnya.

Sejak hari itu saya pun sudah tidak bekerja lagi. Saya menghabiskan tiap hari saya dengan hal yang sama berulang-ulang. Hanya makan, berada di komputer, dan jogging, sambil menunggu lockdown selesai dan hotel dibuka lagi.

Tetapi setelah 2 minggu kemudian, kami diberitahu bahwa semua trainee telah diberhentikan karena kondisi lockdown dan hotel yang tidak pasti dan mengkhawatirkan. Hari kerja saya pada tanggal 17 Maret 2020, dimana saya membersihkan dapur bersama senior saya, adalah hari terakhir saya bekerja di hotel ini.

Walaupun kampus sudah setuju dengan saya melanjutkan training, tetapi kondisi hotel tidak memungkinkan. Bersamaan dengan berita lockdown yang diperpanjang lagi untuk kedua kalinya, saya pun terjebak di hotel ini hingga saya mendapatkan tiket pulang. Butuh waktu lama tetapi akhirnya saya mendapatkan tiket pulang pada tanggal 5 Mei nanti.

Sambil menunggu hari itu, saya kembali melakukan kegiatan sehari-hari saya, serta menunggu berita-berita lainnya yang mungkin membantu atau menghambat kepulangan saya.

Saat menjelang masa puasa, chef saya memanggil seluruh staff kitchen untuk meeting singkat. Ia mengatakan bahwa ia membutuhkan seluruh staff yang masih tinggal di hotel untuk membantu saat bulan Ramadhan nanti karena  jumlah staff sangat kurang setelah banyak yang telah pulang ke kampung masing-masing sejak hotel ditutup, sehingga sangat sulit untuk tetap menjalankan cafeteria untuk staff hotel.

Saya mendapat tugas standby untuk sahur, walaupun ini tidak termasuk kerja dan tidak akan menghasilkan gaji.

Leave a comment